Penerapan Ice Breaking dalam Kegiatan Mata Kuliah Bermain dan Permainan AUD pada Mahasiswa Strata I UIN Sunan Kalijaga.

Application of Ice Breaking in Concentration Lecture Activities for Playing and Games Subjects for Level I Students at UIN Sunan Kalijaga.

Authors

  • Maratun Sholihah UIN Sunan Kalijaga
  • Hibana UIN Sunan Kalijaga
  • Na'imah UIN Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.2758

Keywords:

Application, Ice breaking, Learning

Abstract

Learning is a complex activity. Learning is not just conveying messages but is also a professional activity that requires teachers to use basic pedagogical skills in an integrated manner in creating effective situations. Ice Breaking is a simple, light and concise game or activity that functions to change the atmosphere of freezing, stiffness, boredom or sleepiness in lecture activities. The research method in this article is a descriptive qualitative method carried out at UIN Sunan Kalijaga on third semester students of the PIAUD study program. The results of the research showed that the lecturer implemented ice breaking to re-optimize the class situation at the beginning of the delivery of the material which did not seem conducive because the students started to feel sleepy, bored and not concentrating on the lecturer's explanation in front of the class. So use various types of icebreakers, namely 1). Types of shouts 2). Interactive clap type 3). Types of games and games and the last one 4). Types of audio visuals that can be delivered at the beginning or closing activities. This is an effective way to restore students' learning motivation so that the class becomes active and conducive.

 

ABSTRAK

Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang komplek. Pembelajaran bukan hanya sekedar menyampaikan pesan tetapi juga merupakan kegiatan profesional yang menuntut guru untuk menggunakan keterampilan pedagogis dasar secara terpadu dalam menciptakan situasi yang efektif. Ice Breaking merupakan permainan atau kegiatan yang sederhana, ringan dan ringkas yang berfungsi untuk mengubah suasana kebekuan, kekakuan rasa bosan atau mengantuk dalam kegiatan perkuliahan. Metode penelitian pada artikel ini metode kualitatif deksriptif yang dilakukan di UIN Sunan Kalijaga pada mahasiswa semester III prodi PIAUD. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Dosen mengimplementasikan ice breaking dilakukan untuk mengoptimalkan kembali situasi kelas pada awal penyampaian materi terlihat tidak kondusif karena mahasiswa mulai mengantuk, bosan, dan tidak konsentrasi pada penjelasan Dosen didepan kelas. Maka menggunakan ice breaking dengan berbagai jenis yaitu Jenis yel-yel Jenis tepuk interaktif. Jenis games maupun permainan dan yang terahir. Jenis audio visual yang bisa disampaikan pada kegiatan awal, maupun kegiatan penutup. menjadi hal yang efektif untuk mengembalikkan motivasi belajar mahasiswa sehingga kelas menjadi aktif dan kondusif.

References

Adi Rahayuni, I. G. A. (2020). Metode Membentuk Kesehatan Mental Siswa Melalui Kegiatan Ice Breaking. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 359–370. https://doi.org/10.37329/cetta.v3i2.459

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. EDUMASPUL: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980.

Aprilia Anggraeni N, Fika Widiyana, Indah Diansari, dan Z. M. D. (2020). Penerapan Ice Breaking Untuk Siswa Kelas Iv Di Sd Negeri 1 Pringkuku Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar. J-S-E: Journal of Social Empowerment, 05(01), 34–37.

Bungatang, Khaerati, & Bahar, I. (2021). Pelatihan Strategi Peningkatan Motivasi Belajar Siswa melalui Pemberian Ice BreakingBagi Guru di SMP Negeri 14 Tanralili Maros. Abdimas Langkanae: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 61–67. https://pusdig.web.id/abdimas/article/view/34/42

Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–6.

Fitri, A., & Amran, E. Y. (n.d.). Implementation of Technique Icebreaker Games and Bodybuilding To Improve Student ’ S Learning Motivation on Electrochemical Subject in the Class of X Tsm 1 Smk N 5 Pekanbaru Belajar Peserta Didik Pada Pokok Bahasan Elektrokimia Di Kelas X Tsm 1 Smk Negeri. 1–9.

Haifaturrahmah, Fujiaturrahman, S., Muhardini, S., & Nurmiwati. (2020). Pelatihan Ice Breaking bagi Guru SD Sebagai Upaya Optimalisasi Kegiatan Awal Pembelajaran di Kelas. Journal of Character Education Society, 3(1), 70–77. http://journal.ummat.ac.id/index.php/JCES

Hendro Purwoko, D., & Priambodo, A. (2018). Pengaruh Penerapan Ice Breaking Pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 6, 483–487.

Jamhurriah, J. (2023). Mengatasi kejenuhan siswa kelas X Religi MA Darul Hikmah dalam belajar bahasa Arab melalui kegiatan Ice Breaking. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 2(1), 42–52. https://doi.org/10.56113/takuana.v2i1.70

Noor, T. R., & Astutik, E. (2019). RODA (Rotating Education Game) sebagai Media Pembelajaran untuk Menanamkan Sikap Disiplin pada Anak Usia Dini. As-Sabiqun, 1(2), 1–16. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v1i2.298

Noviyanti, S., Diah Eka Puspita, S., & Riska, T. (2022). Implementasi Teknik Ice Breaking Pada Pembelajaran Di Sd 64/I Muara Bulian. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(3), 501–510. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/4370

Nurhayati, S., & Zarkasih Putro, K. (2021). Bermain Dan Permainan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 52–64. https://jpk.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/jpk/article/view/7/7

Puspawati, G. A. M., & Karismanata, G. M. (2023). Penerapan Ice Breaking Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Seni Budaya Siswa Kelas Xii Di Sma Negeri 8 Denpasar Tahun Ajaran 2022/2023. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(2), 81–85.

Qomariah, A., Abdillah, A., & Hikmah, N. (2023). Kegiatan Ice Breaking Sebagai Konsentrasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Annisa Qomariah, Dkk. JPKPM, 3(1), 107–111.

Rozano, D. (2019). Studi Terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi melalui Teknik Ice Breaking. JCOSE Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 1(1), 43–46. https://doi.org/10.24905/jcose.v1i1.13

Sari, D. R., & Rasyidah, A. Z. (2020). Peran Orang Tua Pada Kemandirian Anak Usia Dini. Early Childhood : Jurnal Pendidikan, 3(1), 45–57. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v3i1.441

Sugito, S. (2021). Pengenalan Ice Breaking Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP), 3(2), 1–6. https://doi.org/10.34012/bip.v3i2.1717

Usman, H., Irfan, M., & Wahyuni, S. (2022). Global Journal Basic Education. 1, 145–153.

Widayati, J. R., Safrina, R., & Supriyati, Y. (2020). Analisis Pengembangan Literasi Sains Anak Usia Dini melalui Alat Permainan Edukatif. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 654. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.692

Witasari, O., & Wiyani, N. A. (2020). Permainan Tradisional untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini. JECED : Journal of Early Childhood Education and Development, 2(1), 52–63. https://doi.org/10.15642/jeced.v2i1.567

Downloads

Published

2024-01-25

How to Cite

Maratun Sholihah, Hibana, & Na’imah. (2024). Penerapan Ice Breaking dalam Kegiatan Mata Kuliah Bermain dan Permainan AUD pada Mahasiswa Strata I UIN Sunan Kalijaga.: Application of Ice Breaking in Concentration Lecture Activities for Playing and Games Subjects for Level I Students at UIN Sunan Kalijaga. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 130–137. https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.2758

Issue

Section

Articles