Gambaran Parenting Stres Pada Ibu yang Menikah di Usia Muda terhadap Perilaku Kekerasan pada Anak Usia Dini

Description of Parenting Stress in Mothers Who Married at a Young Age on Violent Behavior in Early Childhood

Authors

  • Isabella Hasiana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Aisyah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.2766

Keywords:

Parenting Stres, Ibu Muda, Kekerasan, Anak Usia Dini

Abstract

The role of mother in the family is very important. For mothers who marry at a young age, it can be assumed that they will be psychologically prepared and mature. The majority of studies explain that parenting stress is experienced more by mothers. The immaturity of mothers who marry at a young age will lead to parenting stress, which is a psychological condition that occurs when a mother cannot adapt to her role as a mother. This study aims to describe parenting stress in mothers who marry at a young age towards violent behavior in children. This research is important to do because parenting stress experienced by mothers will have an impact on their child's upbringing and has the potential to cause violence in children. This study uses a qualitative method. The research subjects were 5 young mothers aged between 20-25 years and had children aged 3-6 years. From the results of this study it was concluded that mothers who have high levels of parenting stress have a tendency to commit acts of violence against children compared to mothers who have lower levels of stress. In addition, support from the family, especially partners, is needed to reduce the level of stress experienced so that it can minimize the occurrence of violence in children

 

ABSTRAK   

Peran ibu dalam keluarga sangat penting. Pada ibu yang menikah di usia muda, dapat diasumsikan bahwa ia akan memiliki kesiapan dan kematangan secara psikologis. Mayoritas penelitian menjelaskan bahwa parenting stress lebih banyak dialami oleh ibu.  Ketidakmatangan kondisi ibu yang menikah usia muda akan memunculkan parenting stress yaitu kondisi psikologis yang terjadi ketika ibu tidak bisa beradaptasi dengan perannya sebagai seorang ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan   parenting stress pada ibu yang menikah di usia muda terhadap perilaku kekerasan pada anak. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena parenting stress yang dialami ibu akan berdampak pada pengasuhan anaknya dan memiliki potensi untuk menimbulkan kekerasan pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subyek penelitian berjumlah 5 orang ibu muda yang berusia antara 20-25 tahun dan memiliki anak dengan rentang usia 0-6 tahun. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa ibu yang memiliki tingkat parenting stress yang tinggi memiliki kecenderungan untuk melakukan tindakan kekerasan pada anak dibandingkan ibu yang memiliki tingkat stress yang lebih rendah. Selain itu dukungan dari keluarga terutama pasangan sangat dibutuhkan untuk mengurangi tingkat stres yang dialami sehingga dapat meminimalisisr terjadinya kekerasan pada anak.

References

Abu Huraerah, 2012, Kekerasan terhadap Anak, Bandung: Nuansa

Berry, J. O., & Jones, W. H. (1995). The parental stress scale: Initial psychometric evidence. Journal of Social and Personal Relationships, 12(3), 463-472.

Be Mindful, Less Stress: Studi Tentang Mindful Parenting Dan Stres Pengasuhan Pada Ibu Dari Anak Usia Middle Childhood Di Jakarta. Izmiyah Afaf Abdul Gani1, Dewi Kumalasari Jurnal Psikologi, Volume 15 Nomor 2, Desember 2019

Hayes, S. A. & Watson, S. L. (2013). The impact of parenting stress: a meta-analysis of studies comparing the experience of parenting stress in parents of children with and without autism spectrum disorder. J Autism Dev Disord, 43, 629-642. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22790429/

Lestari, S. (2018). Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga (5th ed.). Jakarta: Prenadamedia Group

Lestari dan Widyawati, 2016. Gambaran Parenting Stress dan Coping Stress pada Ibu yang memiliki anak kembar. Jurnal Psikogenesis, volume 4, no 1

Moleong, Lexy. J. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Neece, C.I., Green, S.A. & Baker, B.L. (2012). Parenting Stress and Child Behavior Problems: A Transactional Relationship Across Time. American Journal of Intellectual and Developmental Disabilities. 117,1. 48-66

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2004). Human Development. New York: McGraw-Hill.

Sanders, M. R. (2012). Development, Evaluation, and Multinational Dissemination of the Triple P-Positive Parenting Program. Annual Review of Clinical Psychology, 8(1), 345–379. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy-032511-143104

Sudaryono, Dr. (2019). Metodologi Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Edisi Kedua. Depok: PT RajaGrafindo Persada

Septhia, R. (2014). Kasus Bunuh Diri Boyolali : Diduga Depresi, Ibu Muda Nyemplung Sumur. Https://Www.Solopos.Com/.

Tyifani, A. (2019, 19 Januari). Bayi yang tewas di Tangerang ternyata dianiaya ibu kandung. https://news.okezone.com/read/2019/01/19/338/2006714/bayi-yang-tewas-di-tangerang-ternyata-dianiaya-ibu-kandung

Downloads

Published

2024-01-25

How to Cite

Hasiana, I., & Aisyah. (2024). Gambaran Parenting Stres Pada Ibu yang Menikah di Usia Muda terhadap Perilaku Kekerasan pada Anak Usia Dini: Description of Parenting Stress in Mothers Who Married at a Young Age on Violent Behavior in Early Childhood. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 123–129. https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.2766

Issue

Section

Articles