Power Otot Tungkai, Otot Core dan Kepercayaan Diri Berhubungan dengan Keseimbangan Tackle Atlet Rugby Kabupaten Karawang
DOI:
https://doi.org/10.35473/scj.v4i1.3954Keywords:
Keseimbangan Tackle, Percaya Diri, Otot Core, Power Otot TungkaiAbstract
Rugby is a physical-contact sport that requires optimal physical and psychological abilities to support effective performance. One important ability in performing the tackle technique is maintaining body balance, which may be related to leg muscle power, core muscle strength, and self-confidence. This study aimed to determine the relationship between leg muscle power, core muscle strength, and self-confidence with tackle balance, both partially and simultaneously, among rugby athletes in Karawang Regency. This study employed a quantitative approach with a correlational research method. The sample consisted of 30 rugby athletes in Karawang Regency. Data were collected using the Vertical Jump Test to measure leg muscle power, the Plank Test to measure core muscle strength, a self-confidence questionnaire, and a tackle balance assessment test. Data were analyzed using IBM SPSS Statistics version 25 through Pearson Product Moment correlation and multiple linear regression analysis. The results showed a significant and very strong relationship between leg muscle power and tackle balance (r = 0.985; Sig. = 0.004), core muscle strength and tackle balance (r = 0.856; Sig. = 0.035), and self-confidence and tackle balance (r = 0.836; Sig. = 0.040). However, simultaneously, the three independent variables did not have a significant relationship with tackle balance (F = 0.769; Sig. = 0.522). It can be concluded that leg muscle power, core muscle strength, and self-confidence are individually associated with tackle balance, but their simultaneous relationship is not significant.
Abstrak
Rugby merupakan cabang olahraga kontak fisik yang membutuhkan kemampuan fisik dan psikologis untuk mendukung pelaksanaan teknik secara optimal. Salah satu kemampuan penting dalam teknik tackle adalah keseimbangan tubuh, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk power otot tungkai, kekuatan otot core, dan percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara power otot tungkai, kekuatan otot core, dan percaya diri dengan keseimbangan tackle, baik secara parsial maupun simultan, pada atlet rugby Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet rugby Kabupaten Karawang. Pengumpulan data dilakukan melalui Vertical Jump Test untuk mengukur power otot tungkai, Plank Test untuk mengukur kekuatan otot core, angket untuk mengukur percaya diri, dan tes keseimbangan tackle. Analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25 melalui uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara power otot tungkai dengan keseimbangan tackle dengan koefisien korelasi 0,985 dan Sig. 0,004; otot core dengan koefisien korelasi 0,856 dan Sig. 0,035; serta percaya diri dengan koefisien korelasi 0,836 dan Sig. 0,040. Namun, secara simultan ketiga variabel tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan keseimbangan tackle, dengan F sebesar 0,769 dan Sig. 0,522. Disimpulkan bahwa power otot tungkai, otot core, dan percaya diri memiliki hubungan sangat kuat dengan keseimbangan tackle secara parsial, tetapi tidak signifikan secara simultan. Disarankan agar pelatih mengembangkan ketiga komponen tersebut secara terintegrasi dengan penekanan pada peningkatan power otot tungkai.
References
Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization-6th Edition: Theory and Methodology of Training. Human Kinetics. https://books.google.co.id/books?id=2f9QDwAAQBAJ
Duthie, G. M., Thornton, H. R., Delaney, J. A., McMahon, J. T., & Benton, D. T. (2026). ACU Research Bank. Journal of Strength and Conditioning Research.

