MEMBANGUN KOMPETENSI GLOBAL SANTRI MELALUI PELATIHAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DAN EDUKASI MITIGASI BENCANA

Authors

  • Alfin Rosyidha Universitas Diponegoro
  • Naila Rohmah Universitas Dipongeoro
  • Zilhan Adinta Universitas Dipongeoro
  • Toufy Schendikia Sholekhah Universitas Dipongeoro

DOI:

https://doi.org/10.35473/jbh.v5i1.4061

Abstract

Santri sebagai generasi muda pesantren memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam konteks global, terutama melalui penguatan keterampilan komunikasi antarbudaya dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Program “Santri Go Global” dilaksanakan di Pondok Pesantren Madinah Munawwarah dan PPTI Al Falah Salatiga sebagai upaya membangun kompetensi global santri melalui pelatihan terintegrasi yang memadukan edukasi mitigasi bencana dengan pembelajaran komunikasi lintas budaya. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan interaktif, simulasi bencana, dan penggunaan media pembelajaran dwibahasa. Hasil pretest dan posttest terhadap 52 santri menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu 37% pada pemahaman komunikasi antarbudaya dan 42% pada kesiapsiagaan bencana. Sebanyak 87% peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, terutama dalam konteks darurat. Observasi dan wawancara mendalam menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual, visual, dan partisipatif sangat efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman santri. Program ini membuktikan bahwa pesantren dapat menjadi agen pendidikan tanggap bencana yang relevan dengan kebutuhan global jika didukung oleh pendekatan pembelajaran yang tepat.

References

Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kiai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Hofstede, G., Hofstede, G. J., & Minkov, M. (2010). Cultures and organizations: Software of the mind, 3rd McGraw Hill. New York.

Kinansyah, D. H., & Pujianto, W. E. (2023). Peluang dan Tantangan Santri di Era Digital (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Al Amin Sidoarjo). Journal of Management and Social Sciences, 2(3), 194-205. https://doi.org/10.55606/jimas.v2i3.402

Paltridge, B., & Starfield, S. (Eds.). (2013). The handbook of English for specific purposes (Vol. 592). Boston: Wiley-blackwell.

Samovar, L. A., Porter, R. E., & McDaniel, E. R. (2013). Communication between cultures. Cengage Learning.

Sjarifah, I., & Setyawan, H. (2016, January). The education on emergency response and disaster for junior high school students of Surakarta. In Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education (Vol. 1, No. 1).

Wisner, B., Gaillard, J. C., & Kelman, I. (2012). Handbook of hazards and disaster risk reduction and management. London: Routledge.

Yunas, B., Ramadhi, R., & Alius, M. (2024). Mengintegrasikan Mitigasi Bencana Terhadap Siswa/i Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Atas pada Kegiatan Pesanten Ramadhan: Musholla Istigfar Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang. Risalah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 53-60.

Downloads

Published

2025-06-29

Issue

Section

Articles