PENGUATAN BUMDES MELALUI PENDAMPINGAN STUDI KELAYAKAN USAHA DAN OPTIMALISASI MEDIA DIGITAL DI BUMDES SETARA DESA BENDUNGAN

Authors

  • Ricky Arnold Nggili Politeknik Bhakti Semesta
  • Ignatius Bias Galih Prasadhya Politeknik Bhakti Semesta
  • Yashinta Putri Dwi Astuti Politeknik Bhakti Semesta
  • Deva Nita Mulya Politeknik Bhakti Semesta
  • Rivort Pormes Politeknik Bhakti Semesta

DOI:

https://doi.org/10.35473/jbh.v6i1.5194

Abstract

Kemandirian ekonomi desa menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, akses pasar, dan rendahnya kapasitas pengelolaan BUMDes. Penelitian ini bertujuan untuk mendampingi BUMDes Setara Desa Bendungan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang dalam penyusunan studi kelayakan usaha berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD), observasi, serta analisis data primer dan sekunder. Hasil pendampingan menunjukkan dua potensi usaha utama, yaitu penggemukan kambing dan budidaya jamur tiram. Usaha penggemukan kambing didukung oleh tingginya permintaan pasar dan posisi geografis yang strategis, sedangkan budidaya jamur tiram didukung oleh kondisi iklim yang sesuai serta ketersediaan bahan baku. Kedua usaha tersebut juga diperkuat dengan strategi pemasaran berbasis digital. Pendampingan analisis kelayakan usaha mampu meningkatkan kemampuan BUMDes dalam menyusun perencanaan usaha yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan guna mendukung kemandirian ekonomi desa.

References

Kemandirian ekonomi desa menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, akses pasar, dan rendahnya kapasitas pengelolaan BUMDes. Penelitian ini bertujuan untuk mendampingi BUMDes Setara Desa Bendungan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang dalam penyusunan studi kelayakan usaha berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD), observasi, serta analisis data primer dan sekunder. Hasil pendampingan menunjukkan dua potensi usaha utama, yaitu penggemukan kambing dan budidaya jamur tiram. Usaha penggemukan kambing didukung oleh tingginya permintaan pasar dan posisi geografis yang strategis, sedangkan budidaya jamur tiram didukung oleh kondisi iklim yang sesuai serta ketersediaan bahan baku. Kedua usaha tersebut juga diperkuat dengan strategi pemasaran berbasis digital. Pendampingan analisis kelayakan usaha mampu meningkatkan kemampuan BUMDes dalam menyusun perencanaan usaha yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan guna mendukung kemandirian ekonomi desa.

Downloads

Published

2026-06-27

Issue

Section

Articles