Analisis Kesulitan Menulis Tegak Bersambung Kelas V

Authors

  • Luqman Rohmad Maghribi Universitas Pamulang
  • Irma Sofiasyari Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i2.3978

Keywords:

Difficulty Writing Cursively, Writing Skills

Abstract

Abstract

This study aims to examine students' difficulties in writing letters, words, and sentences in cursive. This study aims to improve the cursive writing skills of fifth grade students of SD Muktiharjo 01 Pati through the strategy of playing with language and writing. The method used in this study is qualitative narrative. This method makes it easier for students to understand the form of letters, words, and sentences aesthetically and functionally. The population and sample in this study were all fifth grade students of SD Muktiharjo 01 Pati with a total of 24 students. The results of the study showed that the ability to write cursive letters in grade V students at SD Muktiharjo 01 Pati was still low. Based on a preliminary study through daily writing tests, 70.8% of students had not achieved the criteria for neatness, readability, and continuity of letters. The main causal factors were the lack of writing practice at home and learning methods that had not actively involved students. These findings are the basis for the need to develop more contextual and participatory learning strategies to improve students' writing skills.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang kesulitan siswa dalam menuliskan huruf, kata, dan kalimat tegak bersambung. Selain itu juga, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung siswa kelas V SD Muktiharjo 01 Pati melalui strategi bermain dengan bahasa dan tulisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif secara naratif. Metode ini memudahkan siswa memahami bentuk huruf, kata, dan kalimat secara estetis dan fungsional. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD Muktiharjo 01 Pati dengan total keseluruhan ada 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis huruf tegak bersambung siswa kelas V di SD Muktiharjo 01 Pati masih rendah. Berdasarkan studi pendahuluan melalui tes menulis harian, sebanyak 70,8% siswa belum mencapai kriteria kerapian, keterbacaan, dan kesinambungan huruf. Faktor penyebab utamanya adalah kurangnya latihan menulis di rumah dan metode pembelajaran yang belum aktif melibatkan siswa. Temuan ini menjadi dasar perlunya pengembangan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan partisipatif untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa.

References

Ahlina, A. Nisrina., Sukarno, & Adi, F. P. (2019). Analisis Kesalahan dalam Keterampilan Menulis Tegak Bersambung pada Peserta Didik Kelas II Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Dwija Indria, 6(449), 36–41.

Apriyanda, Apriyanda, & Sulaiman Sulaiman. (2021). Hubungan Akhlak dengan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. An-Nuha, 1(4), 474–82.

Creswell, John. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dewi, Y. A., & Bahtiar, R. S. (2023). Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Huruf Tegak Bersambung melalui Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) pada Siswa Kelas II SDN Petemon Surabaya. Taksonomi Jurnal Pendidikan Dasar, 3, 25-31.

Faizah, R. N., Fajrie, N., & Rahayu, R. (2021). Sikap Sopan Santun Anak Dilihat dari Pola Asuh Orang Tua Tunggal. Jurnal Prasasti Ilmu, 1(1), 13-18.

Fitria, Happy, Muhammad Kristiawan, & Nur Rahmat. (2019). Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru. Abdimas Unwahas, 4(1), 14–25.

Haryanti, D., Chandra, D., & Pratama, F. F. (2024). Analisis Kesulitan Menulis Huruf Tegak Bersambung pada Siswa Kelas III SDN 2 Kiarajangkung Kecamatan Sukahening. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 8, 12260–12273.

Khair, Ummul. (2018). Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra (BASASTRA) di SD dan MI. Jurnal Pendidikan Dasar, 1, 81-98.

Krissandi, A, D, S. (2018). Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk SD. Bekasi: Penerbit Media Maxima.

Luqman Rohmad Maghribi, & Erik Aditia Ismaya. (2024). Analisis Hambatan Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran IPS Kelas V SD IT Nurul Fikri Kecamatan Trangkil Pati. JANACITTA, 7(2), 97–104.

Maghribi, L. R., Fajrie, N., & W, S. S. (2023). Implementasi Model Pembelajaran Teams Games Tournament di SD Margorejo 01 Kecamatan Pati. Journal on. Education, 05(03), 5917–5924.

Munirah, Munirah. (2018). Peranan Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa. TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(02), 111–127.

Oishi, Ivonne Ruth Vitamaya. (2020). Pentingnya Belajar Mandiri Bagi Peserta Didik di Perguruan Tinggi. IKRA-ITH Humaniora, 4.2 (2020), 50–55.

Oktavia, P., & Ramadhani, S. P. (2025). Perspektif Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Kata pada Anak Disleksia Usia Sekolah Dasar. JANACITTA, 8(1), 72–82.

Sujatmiko, Ilham Nur, Imron Arifin, & Asep Sunandar. (2019). Penguatan Pendidikan Karakter di SD. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 4(8), 1113.

Titisan Sukma Larasati, & Tri Widiarto. (2024). Peningkatan Motivasi Belajar Menggunakan Model Teams Games Tournament Mata Pelajaran IPAS Kelas V. JANACITTA, 7(1), 11–19.

Widiastuti, Ni Putu Kusuma, Ida Bagus Putrayasa, & Komang Surya Adnyan. (2022). Instrumen Penilaian Keterampilan Menulis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 5(1), 50–56.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Luqman Rohmad Maghribi, & Irma Sofiasyari. (2025). Analisis Kesulitan Menulis Tegak Bersambung Kelas V. JANACITTA, 8(2), 296–306. https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i2.3978

Issue

Section

Articles