Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas III Sekolah Dasar Berdasarkan Teori Belajar Decoding

Authors

  • Putri Lestari Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
  • Erna Zumrotun Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
  • Dwiana Asih Wiranti Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

DOI:

https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i2.4258

Keywords:

Reading Difficulties, Decoding, Early Reading, Phonological, Elementary Students

Abstract

Abstract

Early reading difficulties remain a common problem in elementary schools. Many lower-grade students struggle with recognizing similar letters, pronouncing vowels and consonants accurately, and understanding combined sounds such as digraphs and diphthongs. These conditions affect reading fluency and text comprehension, which in turn hinder academic achievement. This study aims to analyze the forms of early reading difficulties and their contributing factors among third-grade students at SD Negeri 2 Bawu, using decoding learning theory as the analytical framework. This research employed a qualitative case study approach through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that students experienced difficulties in distinguishing vowels, visually similar consonants, and digraphs and diphthongs. Contributing factors include psychological aspects, phonological development, family environment, and limited school teaching strategies. These findings highlight the importance of implementing phonological and multisensory-based learning strategies as well as parental involvement in supporting children’s reading development. This study contributes by providing empirical evidence on early reading difficulties and offering a foundation for developing relevant intervention models in elementary schools.

Abstrak

Kesulitan membaca permulaan masih menjadi persoalan umum di sekolah dasar. Banyak siswa kelas rendah menunjukkan hambatan dalam mengenali huruf mirip, melafalkan vokal dan konsonan dengan tepat, serta memahami bunyi gabungan seperti digraf dan diftong. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kelancaran membaca dan pemahaman teks, sehingga menghambat pencapaian akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kesulitan membaca permulaan serta faktor-faktor penyebabnya pada peserta didik kelas III SD Negeri 2 Bawu dengan menggunakan teori belajar decoding sebagai landasan analisis. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam membedakan huruf vokal, konsonan yang mirip secara visual, serta huruf digraf dan diftong. Faktor penyebab kesulitan meliputi aspek psikologis, perkembangan fonologis, lingkungan keluarga, dan strategi pembelajaran di sekolah yang kurang bervariasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran berbasis fonologis dan multisensori serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak membaca. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran empiris mengenai kesulitan membaca permulaan sekaligus menawarkan dasar pengembangan model intervensi yang relevan bagi sekolah dasar.

References

Ageng, P., & I. M. A. P. (2024). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Kelas Rendah SD. Didaktik, 10(2), 399–412.

Aprilia, U. I., Fathurohman, & Purbasari. (2021). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 5(2), 227–233.

Ardika, I. G. A., & Mahadewi, L. P. S. (2021). Pengaruh Media Huruf Timbul terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 9(2), 102–109.

Asyiaa, M. S., Kurniawan, E. Y., & S. N. (2023). Analisis Kesulitan Membaca Siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 5814–5825.

Destian, I. H., Wiranti, D. A., & Widiyono, A. (2022). Strategi Guru untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I SD di Masa Pandemi. DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 197–203.

Ehri, L. C. (2020). The Science of Learning to Read Words: A Case for Systematic Phonics Instruction. Reading Research Quarterly, 55(S1), S45–S60.

Fatmasari, L., & Bahrodin, A. (2022). Upaya Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa. Jurnal Psikologi Wijaya Putra (Psikowipa), 3(2), 720.

Hasriati, H., Marafat, L. S., & Lio, A. (2017). Reading Anxiety, Reading Self Efficacy and Vocabulary as Predictors of Students’ Reading Comprehension. Journal of Language Education and Educational Technology, 2(1).

Iskandar, Z. M. S., & Fahrurrozi. (2021). Implementasi Metode Fonik untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 9(2), 145–153.

Isnaini, I., Saaruddin, S., & Setiawan, H. (2021). Korelasi Minat Baca dengan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas III SD Negeri 1 Seteluk. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(4), 222–228.

Janawati, D. P. A. (2020). Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri 3 Ubud, Gianyar, Bali. Surya Dewata.

Kilpatrick, D. A. (2020). Essentials of Assessing, Preventing, and Overcoming Reading Difficulties (2nd ed.). Wiley.

Kurniasih, R., & Maulidina, S. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar. JANACITTA, 4(1), 28–36.

Muyassyaroh, I. (2022). Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan dengan Menggunakan Media Tubokas. 1(1). Bekasi: Mikro Media Teknologi

Nasution, S. A., Harahap, T. R., & Mahrani, M. (2023). The Relationship Between Reading Anxiety, Vocabulary Mastery, And Reading Comprehension Among Senior High School Students. ETANIC Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics, 3(2), 89–101.

Nilvius, C., Fälth, L., Selenius, H., & Svensson, I. (2023). Examination of a Multitiered RTI Model for Identifying and Supporting Students at Risk of Reading Difficulties in Primary Schools in Sweden. Scandinavian Journal of Educational Research, 69(1), 61–78.

Nurfadhillah, S., Saridevita, A., Adji, A. S., Valentina, F. R., Astuty, H. W., Devita, N., & Destiyantari, S. (2022). Analisis Kesulitan Belajar Membaca (Disleksia) dan Kesulitan Belajar Menulis (Disgrafia) Siswa Kelas I SDN Tanah Tinggi 3 Tangerang. Masaliq, 2(1), 114-122.

Nurma, R., & Kartikasari, M. (2020). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 2, 301–306.

Nuryati, S., Astika, I. G. P. A., & Dewi, I. G. A. A. (2022). Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas III SD di Karangasem. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 10(1), 112–120.

Oktaviani, S., Nazurty, N., & Sukendro, S. (2023). Analisis Kesulitan Peserta Didik dalam Membaca Permulaan di Kelas II Sekolah Dasar. JIIP, 6(4), 2417–2423.

Pridasari, F., & Anafiah, S. (2020). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I di SDN Demangan Yogyakarta. Trihayu: Jurnal Pendidikan ke-SD-an, 6(2), 432439.

Purwanti, K. Y., & Putra, L. V. (2019). Keefektifan CIRC melalui Video Animasi terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Motivasi sebagai Variabel Moderating. JANACITTA, 2(2).

Rahma, M., & Dafit, F. (2021). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar. Qalamuna: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 13(2), 397–410.

Rizqi, N. F. (2023). Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak di TK IT Al-Imam Asy-Syafi'i Mataram Tahun Pelajaran 2023/2024. Tesis S1. UIN Mataram.

Setiawan, I. B., & Yulianti, N. (2022). Hubungan Antara Kepercayaan Diri dan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa SD. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 10(2), 165–173.

Soleha, S., Enawar, E., Fadhillah, D., & Sumiyani, S. (2022). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar. Berajah Journal, 2(1), 58–62.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukerti, N. W., & Seken, K. (2021). Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan melalui Pendekatan Fonologis di Kelas Rendah SD. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 9(1), 112–120.

Sulistiyowati, E., Khoirul Umam, N., & Wahyuning Subayani, N. (2025). Pengaruh Media Kartu Bergambar terhadap Keterampilan Membaca Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar. JANACITTA, 8(2), 232–241.

Suryani, N. M., & Dewi, N. W. S. (2021). Kesulitan Membaca Diftong pada Siswa Kelas II SD: Studi Fonologis dan Pedagogis. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 9(2), 188–195.

Yulianti, Y., Dewi, D. A., & Sari, D. W. (2023). Analisis Keterampilan dan Kesulitan Pembaca Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD), 3(2), 172–178.

Yusnan, M., Muslim, M., & Kamasiah, K. (2023). Identifikasi Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar. JEC (Jurnal Edukasi Cendekia), 7(1), 1–6.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Putri Lestari, Erna Zumrotun, & Dwiana Asih Wiranti. (2025). Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas III Sekolah Dasar Berdasarkan Teori Belajar Decoding. JANACITTA, 8(2), 346–358. https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i2.4258

Issue

Section

Articles