Implementasi Problem Based Learning dengan Media Digital Transberi pada Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas IV
DOI:
https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i2.4350Keywords:
Problem Based Learning, Transberi, Understanding of Science ConceptsAbstract
Abstract
This study aims to assess the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) model with the help of Transberi media in improving the understanding of science concepts in fourth-grade students. Inappropriate use of learning models and media has the potential to reduce conceptual understanding and student participation, as seen from the results of the pre-study which showed that many students obtained below average scores. Application in this context refers to the extent to which a learning medium successfully achieves its intended objectives. The PBL model is an approach that emphasizes problem-solving as a means to foster in-depth conceptual understanding. Transberi media is designed as a fun, interactive tool to facilitate students' understanding and retrieval of learned concepts. Conceptual understanding itself is defined as a student's ability to re-present specific knowledge in a more general form for easier comprehension. This study used a quantitative method with a one-group pre-test post-test pre-experimental design. The research sample was all fourth-grade students of SD 02 Bategede. Data collection techniques included interviews, observations, tests (pre-test and post-test), and documentation. Data were analyzed using normality tests, and n-gain tests.The results of the N-Gain score analysis in this study showed an average of 0.5568, which is included in the moderate category (0.30 ≤ g < 0.70). This indicates an increase in students' understanding of science concepts by 55.68% after the implementation of the Problem-Based Learning learning model supported by Transberi media. This finding is consistent with the results of previous studies, which confirmed the effectiveness of the PBL model in improving conceptual understanding, especially in fourth-grade elementary school students.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Transberi dalam meningkatkan pemahaman konsep IPAS pada siswa kelas IV. Ketidaktepatan penggunaan model dan media pembelajaran berpotensi menurunkan pemahaman konsep dan partisipasi siswa, sebagaimana terlihat dari hasil pra-penelitian yang menunjukkan banyak siswa memperoleh nilai di bawah rata-rata. Penerapan dalam konteks ini merujuk pada sejauh mana suatu media pembelajaran berhasil mencapai tujuan yang diharapkan. Model PBL merupakan pendekatan yang menitikberatkan pada pemecahan masalah sebagai sarana untuk mendorong pemahaman konsep secara mendalam. Media Transberi dirancang sebagai alat bantu interaktif yang menyenangkan untuk mempermudah siswa memahami dan menyampaikan kembali konsep yang dipelajari. Pemahaman konsep sendiri diartikan sebagai kemampuan siswa dalam merepresentasikan kembali suatu ilmu secara spesifik ke dalam bentuk yang lebih umum agar lebih mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one-group pre-test post-test. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD 02 Bategede. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes (pre-test dan post-test), serta dokumentasi. Data dianalisis melalui uji normalitas, dan uji n-gain. Adapun hasil analisis skor N-Gain dalam penelitian ini menunjukkan rata-rata sebesar 0,5568, yang termasuk dalam kategori sedang (0,30 ≤ g < 0,70). Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman konsep IPAS siswa sebesar 55,68% setelah penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning yang didukung oleh media Transberi. Temuan ini konsisten dengan hasil penelitian sebelumnya, yang menegaskan efektivitas model PBL dalam meningkatkan pemahaman konsep, khususnya pada siswa kelas IV sekolah dasar.
References
Agustina, D. M., & Yuni Purwanti, K. (2022). Keefektifan PBL berbantuan Fun Thinkers Book terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa 3 Sekolah Dasar. JANACITTA, 5(1), 47-55.
Amalia, R., Fauzi, F., & Z, S. (2023). Penerapan Model TGT Berbasis Media Papan Musi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Perkalian dan Pembagian Siswa Kelas II SD Negeri 27 Banda Aceh. Jurnal Pesona Dasar, 11(2), 91–104.
Febriana, A., Fakhriyah, F., & Ardianti, S. D. (2024). Pengaruh Model Problem Based Learning berbantuan Ular Tangga Tematik (Utatik) terhadap Pemahaman Konsep Tema 8 Subtema 3 Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 10(1), 175–187.
Junaid, M., Salahudin, S., & Anggraini, R. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa di SMPN 17 Tebo. Physics and Science Education Journal (PSEJ), 1(1), 16-21.
Kinesti, Rakanita Dyah Ayu, D. (2021). Strategi Pembelajaran Guna Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa melalui Sarana Prasarana di SD Al-Ma’soem. Sosial Pendidikan, 5(1), 27–40.
Murtono, Ratnasari, Y., & Oktavianti, I. (2012). Peningkatan Hasil Belajar Siswa SD Kelas 5 di Kudus dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing. Jurnal Sosial dan Budaya, 5(2), 36–43.
Muslimah, A. A., & Agustina Tyas Asri Hardini. (2023). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V pada Pembelajaran IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning. JANACITTA, 6(2), 94–103.
Putri, A. E. (2024). Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Digital dalam Pembelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 9(2), 533–540.
Putri, A. R., Ardianti, S. D., & Ermawati, D. (2022). Model Scramble untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), 1192–1199.
Rahmaveira, N. A., Ardianti, S. D., & ., K. (2024). Pengaruh Modul Problem Based Learning berbantuan Media Augmented Reality Berbasis Kearifan Lokal Gusjigang terhadap Pemahaman Konsep IPA SD 3 Barongan. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 1507 - 1514.
Ratnasari, Y. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Latihan Penelitian untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep IPA. TEKNODIKA: Jurnal Penelitian Teknologi Pendidikan, 15(01), 70–75.
Sari, R. P. (2018). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tari Bambu terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri 77 Kota Bengkulu. Skripsi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu,
Savitri, O., & Meilana, S. F. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7242–7249.
Sella Septia, & Dina Syaflita. (2025). Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa IPAS dengan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Pada Kelas IV SD 02 Ujung Gunung Ilir Tahun pelajaran 2023/2024. Indonesian Journal of Integrated Science and Learning, 2(2), 85–93.
Sholikah, I., Ratnasari, Y., Suhartati, O., & Wafi, T. F. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas 3 di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 73–78.
Wahyuni, D., Muntari, M., & Anwar, Y. A. S. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Logis Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri di Praya Selama Pembelajaran Daring. Chemistry Education Practice, 5(1), 10–16.
Waruwu, T. (2020). Identifikasi Kesulitan Belajar pada Pembelajaran IPA dan Pelaksanaan Pembelajaran Remedial. Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 8(2), 285–289.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright notice:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (The Effect of Open Access)
