Implementasi Kepemimpinan Transformasional di Sekolah Penggerak dan Sekolah Non Penggerak di Kabupaten Semarang

Authors

  • Rismawati Rismawati Universitas PGRI Semarang
  • Indri Wardani Universitas PGRI Semarang
  • Wahyu Budi Utami Universitas PGRI Semarang
  • Rokhaniah Universitas PGRI Semarang
  • Nurkolis Universitas PGRI Semarang

DOI:

https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i1.4471

Keywords:

Transformational Leadership, Driving Schools, Educational Leadership, Multicultural Context, Motivation

Abstract

Abstract

The purpose of this study was to examine how transformational leadership is implemented in primary and secondary schools in Semarang Regency. This study used mixed methods, combining quantitative and qualitative approaches. The study involved 71 questionnaire respondents and 20 interview informants, consisting of principals and teachers from primary and secondary schools. Data collection techniques included observation, interviews, and thematic analysis of questionnaire responses. The analysis showed that principals in primary and secondary schools were superior in three of the four dimensions of transformational leadership: inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration. This indicates that principals in primary and secondary schools were more successful in building team spirit, encouraging innovation, and providing individual attention to teachers. However, in the idealized influence dimension, the differences were very small, indicating that the integrity and exemplary behavior of principals were almost equal in both types of schools..

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan transformasional diterapkan pada sekolah penggerak  dan sekolah non penggerak tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods), yaitu penggabungan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan 71 responden kuesioner dan 20 informan  sebagai sumber wawancara  yang terdiri dari kepala sekolah dan guru dari sekolah penggerak dan sekolah non penggerak . Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara, serta analisis tematik tanggapan kuesioner. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa kepala sekolah di sekolah penggerak lebih unggul dalam tiga dari empat dimensi kepemimpinan transformasional, yaitu inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Hal ini mengindikasikan bahwa kepala sekolah di sekolah penggerak lebih berhasil dalam membangun semangat tim, mendorong inovasi, dan memberikan perhatian individual kepada guru. Sedangkan pada dimensi idealized influence, perbedaannya sangat kecil, menunjukkan bahwa integritas dan keteladanan kepala sekolah hampir setara di kedua jenis sekolah.

References

Azzahra, G. F., Asbari, M., & Ariani, A. S. (2023). Pendidikan Multikultural: Menuju Kesatuan melalui Keanekaragaman. Journal of Information Systems and Management, 02(06), 1–7.

Diwyarthi, N. D. M. S., Pratama, I. W. A., Par, S. T., Par, M., Nurkhasyanah, A., Purba, R., Puspawati, S., Saragih, M. C. I., Bantulu, Y., & Munthe, B. (2025). Pendidikan Multikultural. Jakarta: Cendikia Mulia Mandiri.

Dr. Shaikhah J. Alainati, Dr. Nouf S. Almonawer, & Dr. Faisal A. Al-Hammad. (2023). Transformational Leadership in Education: Review of Literature. The International Journal of Business & Management, 11(2).

Eminarni, Ferry Andika, Windah Lestari, Eni Prasetyaningrum, & Nurkolis. (2025). Implementasi Fungsi Manajemen Keuangan Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. JANACITTA, 8(1), 1–11.

Greene, J. C., Caracelli, V. J., & Graham, W. F. (1989). Toward a Conceptual Framework for Mixed-Method Evaluation Designs. Educational Evaluation and Policy Analysis, 11(3), 255–274.

Hayati, F., & Dahliana. (2019). Penerapan Media Televisi Pintar untuk Meningkatkan Kemampuan Keaksaraan Anak Kelompok B2 TK Cut Mutia Banda Aceh. Jurnal Buah Hati, 6(2), 135–144.

Istiqomah, N. (2021). Kesejahteraan psikologis guru honorer di SMA Negeri 13 Depok. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 48–54.

Jamaludin, S., Mulyasa, E., & Sukandar, A. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Study Deskripsi di SMP IT Al-Futuhiyah Kecamatan KarangTengah Kabupaten Garut. Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN), 1(2), 13–27.

Khofifah, B., & Syaifudin, M. (2023). Analisis Kebijakan Pemerintah Mengenai Sekolah Penggerak. JIP (Jurnal Inovasi Penelitian), 3(8), 7405–7410.

Lakshmi, A. S. E., & Sudaryanto, E. (2016). Analisis Dampak Tayangan Kartun Televisi pada Perkembangan Bahasa Anak di Masa Pandemi: (Studi Deskriptif Komparatif pada TK Srikandi Surabaya). RELASI Jurnal Penelitian Komunikasi, 3(02), 82-94.

Mc. Crudden, Matthew & Marchand, Gwen & Schutz, Paul. (2021). Joint Displays for Mixed Methods Research in Psychology. Methods in Psychology, 5(3), 100067.

Moh. Ali Nasihul Amin, A. B. S. M. Z. (2025). Kepemimpinan Transformasional dalam Mewujudkan Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Elementary School, 12(1), 133141.

Molina-Azorin, J. F. (2016). Mixed methods research: An Opportunity to Improve Our Studies and Our Research Skills. European Journal of Management and Business Economics, 25(2), 37–38.

Nurhayati, T. (2012). Hubungan Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja. Jurnal Edueksos, 1(2), 77–92.

Putri, E. W., Fauzan, U., & Toba, R. (2018). The Quality of Listening Skill of the EFL Students. IJELTAL (Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics), 3(1), 79.

Sahabuddin, A., Agustang, A., & Idkhan, A. M. (2021). Fungsi Leadership dalam Peningkatan Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Makassar. Journal Governance and Politics (JGP), 1(2), 118–126.

Shalahuddin. (2016). Karakteristik Kepemimpinan Transformasional. 44-53. media.neliti.com

Stewart, J. (2006). Transformational Leadership: An Evolving Concept Examined through the Works of Burns, Bass, Avolio, and Leithwood. Canadian Journal of Educational Administration and Policy, 54, 1-29.

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Evaluasi Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Kuantitatif : Sebuah Studi Pustaka. Journal of Education Research, 5(4), 5599–5609.

Sutrisna, T., Yulianti, L., Lova, N. R., & Komara, E. (2023). Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Kinerja Layanan Pendidikan. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 1061–1070.

Syafitri, Linda Ayu, Idi Warsah, J. W. (2024). Peran Kepemimpinan Transformasional Kepala Madrasah dalam Peningkatan Prestasi Siswa. Cendikia Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(3), 454–474.

Syamsuryadin, S., & Wahyuniati, C. F. S. (2017). Tingkat Pengetahuan Pelatih Bola Voli Tentang Program Latihan Mental di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi), 13(1), 53–59.

Syaripudin, U., Badruzaman, I., Yani, E., K, D., & Ramdhani, M. (2013). Studi Komparatif Penerapan Metode Hierarchical, K-Means dan Self Organizing Maps (SOM) Clustering Pada Basis Data. Jurnal Istek, 7(1), 135.

Ukkas, M. I. (2017). Implementasi Skala Likert pada Metode Perbandingan Eksponensial untuk Menentukan Pilihan Asuransi. Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, November, 101.

Wibawa, Dwi A., (2012). Kepemimpinan Transaksional dan Kepemimpinan Transformasional. 1–15. Artikel/E-book.

Wiyono, B. (2019). Hakikat Kepemimpinan Transformasional Kepemimpinan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(3), 75–83.

Yani, M., Saleh, A. R., Yuniarsih, N., Sunandar, D., Rohmalia, Y., Hubeis, M., & Ramly, A. T. (2021). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja dan Motivasi Karyawan. Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana, 1(2), 64-75.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Rismawati, R., Indri Wardani, Wahyu Budi Utami, Rokhaniah, & Nurkolis. (2026). Implementasi Kepemimpinan Transformasional di Sekolah Penggerak dan Sekolah Non Penggerak di Kabupaten Semarang. JANACITTA, 9(1), 76–88. https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i1.4471