Standarisasi dan Profesionalisme Guru PAUD di Indonesia: SLR tentang Dampak Kebijakan Sertifikasi terhadap Kualitas Pengajaran

Authors

  • Nur Rahayu Yakin Universitas Nggusuwaru
  • Didy Maharudin Universitas Cenderawasih
  • Roswati Universitas Nggusuwaru

DOI:

https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i1.4991

Keywords:

Teacher Certification, Professionalism, PAUD Teachers, Teaching Quality, Education Policy, Self-Efficacy

Abstract

Abstract

This study examines how teacher certification policy shapes the professionalism and teaching quality of Early Childhood Education (PAUD) teachers in Indonesia. Using a Systematic Literature Review guided by PRISMA 2020, the study analyzed 35 empirical articles and policy documents published between 2015 and 2026 from Google Scholar, Garuda, DOAJ, Scopus, and ScienceDirect. The review shows that certification primarily strengthens formal professional recognition and teacher welfare through professional allowances, but its effect on classroom practice remains uneven. The literature consistently places teacher self-efficacy as an important mediator connecting certification, motivation, instructional innovation, adaptability, and the quality of teacher-child interaction. Persistent barriers were also identified, including unequal access between formal and nonformal PAUD teachers, administrative overload, limited follow-up professional development, infrastructure gaps, and weak digital competence. These findings indicate that certification should be treated as the entry point for continuous professional development, supported by equitable policy design, stronger managerial supervision, and systematic digital competency development.

Abstrak

Penelitian ini mengkaji bagaimana kebijakan sertifikasi guru membentuk profesionalisme dan kualitas pengajaran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review yang mengacu pada PRISMA 2020, penelitian ini menelaah 35 artikel empiris dan dokumen kebijakan yang terbit pada periode 2015-2026 dari Google Scholar, Garuda, DOAJ, Scopus, dan ScienceDirect. Hasil telaah menunjukkan bahwa sertifikasi terutama memperkuat pengakuan profesi secara formal dan meningkatkan kesejahteraan guru melalui tunjangan profesi, tetapi pengaruhnya terhadap praktik pembelajaran di kelas belum merata. Literatur juga memperlihatkan bahwa self-efficacy guru menjadi mediator penting yang menghubungkan sertifikasi dengan motivasi, inovasi pembelajaran, kemampuan adaptasi, dan kualitas interaksi guru-anak. Hambatan yang masih menonjol meliputi ketimpangan akses antara guru PAUD formal dan nonformal, beban administrasi, terbatasnya pengembangan profesional lanjutan, kesenjangan infrastruktur, serta lemahnya kompetensi digital. Temuan ini menegaskan bahwa sertifikasi perlu ditempatkan sebagai pintu masuk pengembangan profesional berkelanjutan, yang didukung desain kebijakan yang lebih adil, supervisi manajerial yang kuat, dan penguatan kompetensi digital secara sistematis.

References

Ananda, R., Nadira, V., Arianti, N., Al-Fikamza, M., & Sayuti, A. (2025). Efektivitas Kebijakan Sertifikasi Guru SD dalam Mendorong Transformasi Pendidikan Dasar Berkualitas. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 620-631.

Aranditio, Stephanus. (2025). All teachers are Targeted to Have a Bachelor’s Degree by 2027. Kompas.id. https://www.kompas.id/.

Astana, A. C., Clara, T. R., & Pranidhi, D. (2023). Peran Self Efficacy Guru Anak Usia dini. Education Achievement: Journal of Science and Research, 4(1), 85–92.

Basri, D., & Suryana, D. (2023). Analisis Tantangan dan Strategi Pengembangan Profesionalisme Guru Prasekolah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 709–718.

Doni, A., & Janata, A. D. P. (2024). Systematic Literature Review: Dampak Sertifikasi Guru terhadap Kesejahteraan dan Pengembangan Profesional. Jurnal Pendidikan, 10(2), 1–12.

Julia, Siti. (2023). Dampak Sertifikasi Guru terhadap Kualitas Pendidikan di Indonesia. OSF Preprints: Pusat Publikasi S-1 Pendidikan IPS FKIP ULM, Profesi Kependidikan, 1(1), 1-12.

Jumrawati, & Karoluslina. (2025). Tinjauan Kompetensi Profesional Guru Bersertifikat Pendidik terhadap Efektivitas Pembelajaran. Jurnal Transformasi, 11(1), 150–160.

Kemendikdasmen. (2025). Kemendikdasmen Perkuat Kualifikasi Guru TK-SD dan Wajib Belajar 13 Tahun. Siaran Pers Nomor: 573/Sipers/A6/IX/2025.

Kustiyawati, Eli. (2026). Masih Ada 177.393 Guru Belum S1 atau D4. Radar Bogor. https://radarbogor.jawapos.com/

Labbaika, W., Fadillah, R., Mudiarity, M., & Prihatini, P. (2024). Pengaruh Inovasi Pendidikan melalui Peningkatan Profesional Pendidik dalam Program Pendidikan Profesi Guru. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 4(5), 60–70.

Latiana, L. (2024). Peran Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Profesionalisme Pendidik. Jurnal Pendidikan, 12(3), 45–58.

Muizzuddin, M. (2019). Pengembangan Profesionalisme Guru dan Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Kependidikan, 7(1), 127–140.

Munawir, M., Aisyah, A. N., & Rofi’ah, I. (2022). Peningkatan Kemampuan Guru melalui Sertifikasi. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2), 324–329.

Nurmanita, T. S., & Anggraini, C. C. D. (2024). Peningkatan Pemahaman Guru terhadap Media Sosial dalam Pembelajaran. JANACITTA, 7(2). 105-110.

Prihastari, E. B., Wicaksono, A. G., & Umriyana, U. (2024). Peran Teknologi dalam Mendukung Pelaksanaan PPG dalam Jabatan. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 114–118.

Puspitaningnala, Diva Rifdah Rizkia. (2026). Ministry Announces 150,000 Bachelor Degree Scholarships for Teachers. RRI.co.id. https://rri.co.id/en/nasional/2084884

Rachman, A. U., Timan, A., Sultoni, S., Khadijah, S., & Lamijan, L. (2021). Peran Self Efficacy dan Kecerdasan Interpersonal Guru Bagi Perkembangan Anak Usia Dini. Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 22–30.

Rachmawati, S., Hidayat, D. R., & Badrujaman, A. (2021). Self-Efficacy: Literatur Review. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang, 90–99.

Shafajar, N., & Rohmah, N. (2025). Systematic Literature Review: Self-Efficacy Pendidik PAUD dalam Praktik Mengajar. CJPE: Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(3), 1162–1174.

Sitompul, B. (2022). Kompetensi Guru dalam Pembelajaran di Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13953–13960.

Subroto, D. E., Wirawan, R., & Rukmana, A. Y. (2023). Implementasi Teknologi dalam Pembelajaran di Era Digital: Tantangan dan Peluang Bagi Dunia Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan West Science, 1(07), 473–480.

Suryana, D. (2021). Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Praktik Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Suryana, D., & Nurhayani, N. (2021). Efektivitas Teknik Presentasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1393–1407.

Suryana, D., Rizka, N. (2019). Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Akreditasi Lembaga. Jakarta: Prenada Media Group.

Syamel, S. S., & Jusman. (2024). Peran Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Makassar. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 5(1), 1224–1232.

Tamrin, M., & Supardi. (2023). Peranan Pelatihan dan Kompetensi Guru terhadap Tingkat Kelulusan Sertifikasi Guru. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 4(2), 1229–1230.

Wati, S., & Nurhasannah, N. (2024). Penguatan Kompetensi Guru dalam Menghadapi Era Digital. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 10(2), 149–155.

Wiwik, & Murniyati, S. (2025). Transformasi Pendidikan: Kebutuhan dan Tantangan Kompetensi Guru dalam Menghadapi Era Digital Abad-21. JANACITTA, 8(2), 359–367.

Wulandari, A., & Maisaroh, S. (2024). Analisis Efektivitas Program Sertifikasi Guru dalam Peningkatan Kompetensi Profesional: Tinjauan dari Hasil Penelitian. Jurnal Pendidikan, 11(2), 1–15.

Zulfitri, H., Setiawati, N. P., & Ismaini. (2019). Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru. LINGUA, Jurnal Bahasa & Sastra, 19(2), 130–136.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Yakin, N. R., Didy Maharudin, & Roswati. (2026). Standarisasi dan Profesionalisme Guru PAUD di Indonesia: SLR tentang Dampak Kebijakan Sertifikasi terhadap Kualitas Pengajaran. JANACITTA, 9(1), 98–107. https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i1.4991