Persepsi Guru dan Siswa terhadap Penggunaan Fitur AI dalam Pengembangan Literasi PKn dan IPS di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i1.4996Keywords:
Artificial Intelligence in Education, Civic and Social Literacy, Elementary Education, Teacher Perceptions; Digital Pedagogy, Educational TechnologyAbstract
Abstract
AI advancement presents transformative opportunities and challenges in elementary education. This study explores teachers' and students' perceptions of integrating AI to enhance civic and social studies literacy in an Indonesian public elementary school. Using a qualitative descriptive approach, data were gathered through interviews, observations, and documentation, then analyzed via the Miles and Huberman interactive model. Findings indicate predominantly positive perceptions: teachers view AI as an innovative catalyst for instructional efficiency and creativity, while students find it engaging and accessible. However, challenges persist regarding digital literacy, infrastructure, and ethical concerns. Key influencing factors include technological readiness and institutional support. Practically, schools should prioritize AI-assisted pedagogical training and develop curriculum-specific AI prompts to ensure technology aligns with national standards and local values. This study concludes that AI holds substantial potential to strengthen social and civic literacy if implemented reflectively and ethically. These findings imply an urgent need for technology-driven policies and learning models that harmonize humanistic values with technological innovation.
Abstrak
Kemajuan AI menghadirkan peluang dan tantangan transformatif dalam pendidikan dasar. Studi ini mengeksplorasi persepsi guru dan siswa tentang integrasi AI untuk meningkatkan literasi kewarganegaraan dan studi sosial di sebuah sekolah dasar negeri di Indonesia. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan persepsi yang sebagian besar positif: guru memandang AI sebagai katalis inovatif untuk efisiensi dan kreativitas pembelajaran, sementara siswa menganggapnya menarik dan mudah diakses. Namun, tantangan tetap ada terkait literasi digital, infrastruktur, dan masalah etika. Faktor-faktor kunci yang memengaruhi meliputi kesiapan teknologi dan dukungan kelembagaan. Secara praktis, sekolah harus memprioritaskan pelatihan pedagogis yang dibantu AI dan mengembangkan petunjuk AI khusus kurikulum untuk memastikan teknologi selaras dengan standar nasional dan nilai-nilai lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk memperkuat literasi sosial dan kewarganegaraan jika diimplementasikan secara reflektif dan etis. Temuan ini menyiratkan kebutuhan mendesak akan kebijakan dan model pembelajaran berbasis teknologi yang menyelaraskan nilai-nilai humanistik dengan inovasi teknologi.
References
Association, A. E. R. (2022). Ethical Standards of the American Educational Research Association. American Educational Research Association.
Chen, L., Wang, X., & Zhang, Y. (2023). Teacher self-efficacy: The Cornerstone of AI Implementation in Modern Classrooms. Journal of Educational Technology, 45(2), 112-128.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (5 (ed.). Sage Publications.
Denzin, N. K. (2023). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods (5th ed.). Routledge.
Fatimah, S., Nurhayati, E., & Kusuma, W. (2023). Literasi Digital dan Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Mengadopsi Teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Jurnal Teknologi Pendidikan Terapan, 15(3), 210–225.
Han, X., Zhao, Y., & Li, X. (2022). Students Perceptions of AI-Based Learning Systems in Elementary Education. British Journal of Educational Technology, 53(6), 1741–1759.
Maghribi, L. R., Fajrie, N., & W, S. S. (2023). Implementasi Model Pembelajaran Teams Games Tournament di SD Margorejo 01 Kecamatan Pati. Journal on Education, 05(03), 5917–5924.
Maghribi, L. R., Hartono, H., Rohkman, F., & Wagiran, W. (2025). Pengembangan Kreativitas dan Berpikir Inovatif: Aktivitas Seni yang Melatih Keluwesan, Orisinalitas, dan Kemampuan Memecahkan Masalah. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(1S), 23–29.
Maghribi, L. R., & Ismaya, E. A. (2024). Analisis Hambatan Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran IPS kelas V SD IT Nurul Fikri Kecamatan Trangkil Pati. JANACITTA: Journal of Primary and Childrens Education, 7(2), 97–104.
Maghribi, L. R., & Sofiasyari, I. (2025). Analisis Kesulitan Menulis Tegak Bersambung Kelas V. JANACITTA, 8(2), 296-306.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaa, J. (2023). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (5th ed.). SAGE Publications.
OECD. (2023). AI and the Future of Learning: How technology Shapes Teaching and Citizenship Education. OECD Publishing.
Wasino, et al. (2026) Pendidikan Sekolah di Era Perubahan: Problematika, Tantangan, dan Harapan. Tasikmalaya: Penerbit Filomedia Pustaka.
Rahardjo, S., Santoso, B., & Wijaya, A. (2023). Implementasi Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan Dasar: Meningkatkan Keterlibatan dan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 11(2), 154–170.
Rahayu, K. P., Maghribi, L. R., & Pratiwi, D. A. S. (2025). Peningkatan Literasi Matematika dan Sains di Sekolah Dasar dengan Menggunakan Fitur AI. JANACITTA, 8(2), 325-335.
Ramandhika, R. D., Arianty, R., & Maghribi, L. R. (2025). Managemen Karir Guru MIN 11 Boyolali dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan. CEJou: Central Journal of Education, 6(1), 1–9.
Rangkuti, M. Y., & Maghribi, L. R. (2025). Pengelolaan Manajemen Keuangan di Sekolah Menengah Pertama Tinjauan Balance Score-Card (BSC) dalam Praktik Pengelolaan Keuangan di Sekolah Islam Terpadu Permata Gemilang. DIKODA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(2), 275–288.
Smith, A., & Jones, B. (2024). Breaking the Abstract: The Role of AI in Fostering Student Engagement with Complex Concepts. International Journal of Digital Learning, 12(1), 45-60.
Sofiasyari, I., Maghribi, L. R., & Pamulang, U. (2025). The Necessity Analysis of Majalengka Wisdom–Based Teaching Materials to Enhance Students’ Critical Thinking Skills. Jurnal Cakrawala Pendas, 11(4), 892–901.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: untuk Penelitian yang bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif (3rd ed.). Bandung: Alfabeta.
Suryana, D., & Hidayat, R. (2024). Persepsi Guru terhadap Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Literasi PKn dan IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(2), 123–137.
Yunus, M., & Hasanah, F. (2022). Literasi Digital dan Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, 9(3), 199–211.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright notice:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (The Effect of Open Access)
