Uji kepraktisan modul ajar akuaponik pada pembelajaran IPAS materi ekosistem kelas V SD N Banjar Kertek
DOI:
https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i2.5211Keywords:
Teaching Module, Aquaponics, Ecosystem, IPAS, Module PracticalityAbstract
Science and Social Studies (IPAS) learning on ecosystem material at SD N Banjar Kertek has not been supported by an aquaponics-based teaching module, causing the learning process to be less contextual. This study aimed to determine the practicality of an aquaponics-based teaching module in fifth-grade IPAS learning. The research method used the ADDIE model limited to the analyze, design, and development stages with 26 fifth-grade students as the subjects. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, validation questionnaires, and student and teacher response questionnaires. The data obtained from the validation and user responses were analyzed descriptively and quantitatively through percentage calculations to determine the level of feasibility and practicality of the module. The results showed that the module obtained validation scores of 91.67% from material experts, 83.33% from media experts, and 91.67% from practitioner experts, all categorized as very feasible. In addition, the student response questionnaire obtained an average score of 86.2% in the very good category, indicating that the module was easy to understand, attractive, and practical to use in learning activities. Therefore, the aquaponics-based teaching module was declared practical to use and capable of helping students understand ecosystem concepts in a more contextual way.
Abstrak
Pembelajaran IPAS materi ekosistem di SD N Banjar Kertek masih belum didukung modul ajar berbasis akuaponik sehingga pembelajaran kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepraktisan modul ajar berbasis akuaponik pada pembelajaran IPAS kelas V. Metode penelitian menggunakan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analyze, design, dan development dengan subjek uji coba terbatas dilakukan pada 26 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi, dan angket respons siswa serta guru. Data yang diperoleh dari hasil validasi dan respons pengguna diolah secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisan modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memperoleh nilai validasi ahli materi 91,67, ahli media 83,33, dan ahli praktisi 91,67 dengan kategori sangat layak. Selain itu, hasil angket respons siswa memperoleh rata-rata skor sebesar 86,2 dengan kategori sangat baik yang menunjukkan bahwa modul mudah dipahami, menarik, dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, modul ajar berbasis akuaponik dinyatakan praktis digunakan dan mampu membantu siswa memahami konsep ekosistem secara lebih kontekstual.
References
Amini Amini, Dea Rahma Damanik, Zakiyah Andiny Sihombing, Vita Shahnaz Maharani Rangkuti, & Rinaldi Rusli. (2023). Pengembangan materi pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 2(1), 61–66. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i1.922
Andreani, D., & Gunansyah, G. (2023). Persepsi guru sekolah dasar tentang mata pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka. JPGSD, 11(9), 1841–1854. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/54388/43291
Anjelina, N., & Iltavia. (2026). Pengembangan LKPD berbasis project based learning (PjBL) pada materi bangun ruang sisi lengkung. Didactum: Journal of Educational Innovation and Learning Studies, 1(2), 3071–3096. https://studentresearchhub.org/didactum/article/view/1801
Bahaudin, I., Khoiri, A., & Hanifah, D. (2026). Profil literasi sains melalui penerapan aquaponik siswa SDN Banjar pada pembelajaran IPAS. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 2477–2483. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.49889
Devi, K., Anggria, K., Gunawan, G. A., Agung, A., & Eddy, N. (2022). Green bottle project: Edukasi pemanfaatan botol bekas sebagai media tanam urban farming pada anak usia dini di desa Dauh Puri Kauh. Madani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(2), 82–96. https://doi.org/10.53834/mdn.v11i2.10713
Dewi, L. A. (2022). Pengembangan modul berbasis etnosains dalam pembelajaran IPA SD materi ekosistem buatan (kolam) di Suku Serawai Kabupaten Seluma. Skripsi, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Haya, F., Nisa, K., Ladipasa, R. F., Suriani, A., & Media, A. (2025). Pembelajaran tentang ekosistem dan keseimbangan alam: Meningkatkan kesadaran siswa SD tentang pentingnya konservasi alam dan lingkungan. Pentagon: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 3(2), 65–73. https://doi.org/10.62383/pentagon.v3i2.498
Huda, N., & Mahfud. (2024). Inovasi pendidikan agama Islam di sekolah umum. Ta’dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 12(2), 1–23. https://doi.org/10.61088/tadibi.v12i2.721
Isnaini, R. A., Rahmawati, R., Ramadani, N. O., Martiza, S., Saputri, Z., & Efendi, D. (2026). Analisis aktivitas belajar siswa pada pembelajaran matematika: Studi observasi di SD Inpres 1 Koya Timur. Aljabar: Jurnal Ilmuan Pendidikan, Matematika dan Kebumian, 2(1), 1–22. https://doi.org/10.62383/aljabar.v2i1.933
Jioniza, I. (2024). Upaya guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas IV SDN 13 Rejang Lebong. Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Curup. https://e-theses.iaincurup.ac.id/6755/
Lastri, Y. (2023). Pengembangan dan pemanfaatan bahan ajar e-modul dalam proses pembelajaran. Jurnal Citra Pendidikan, 3(3), 1139–1146. https://doi.org/10.38048/jcp.v3i3.1914
Lestari, N. (2026). Pemanfaatan lingkungan sekolah oleh guru sebagai pembelajaran nyata materi ekosistem mata pelajaran IPAS kelas V SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 81–92. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.41961
Marwa, N. W. S., Usman, H., & Qodriani, B. (2023). Persepsi guru sekolah dasar terhadap mata pelajaran IPAS pada kurikulum merdeka. Metodik Didaktik, 18(2), 54–64. https://doi.org/10.17509/md.v18i2.53304
Maulida, U. (2022). Pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 5(2), 130–138. https://doi.org/10.51476/tarbawi.v5i2.392
Melawati, D., & Istianah, F. (2022). Pengembangan modul berbasis etnosains pada pembelajaran IPA materi ekosistem kelas v sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(4), 709–722. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/46244
Nusnida, N. N., & Hidayat, T. (2025). Pengembangan LKPD berbasis PBL pada materi IPAS keragaman flora dan fauna Indonesia kelas V. JANACITTA, 8(2), 452–462. https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i2.4304
Pradana, I. S., & Wahyudi, G. D. (2025). Implementasi pengembangan model ADDIE pada dunia pendidikan. Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP), 3(1), 85–100. https://jurnalcendekia.id/index.php/jhpp
Salsabilla, I. I., Jannah, E., & Juanda, J. (2023). Analisis modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 33–41. https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/JLPI/article/view/384
Saputri, R. M., Patonah, S., & Sukamto, S. (2024). Modul ajar IPAS berbasis STEM materi ekosistem untuk mewujudkan keterampilan proses sains siswa fase c sekolah dasar. Indonesian Journal of Elementary School, 4(1), 152–166. https://doi.org/10.26877/ijes.v4i1.18391
Sari, M. P., Pratiwi, I. A., & Santoso, D. A. (2026). Pengembangan media KAMBURA berbasis scratch pada materi keragaman budaya pelajaran pendidikan pancasila kelas V SD. JANACITTA, 9(1), 150–160. https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i1.4973
Siammukaromah, J. B. N., & Hujjatusnaini, N. (2024). Implementasi sistem aquaponik sebagai media pembelajaran pada modul P5PPRA di Madrasah Aliyah Hidayatul Insan. Manfaat: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Indonesia, 1(4), 31–37. https://doi.org/10.62951/manfaat.v1i4.139
Tapilouw, M. C., Djohan, S., Hartadji, E. W., & Zega, Y. T. (2025). Akuaponik sebagai pembelajaran lingkungan hidup siswa SMA yang selaras misi sekolah Adiwiyata. Jurnal SOLMA, 14(1), 1312-1321. 10.22236/solma.v14i1.17497.
Utami, Y. R. (2023). Pengembangan bahan ajar berbasis flipbook dalam menunjang pembelajaran berdiferensiasi di kelas IV sekolah dasar. Doctoral Dissertation, Universitas Jambi.
Utia, M., Mas, S. R., & Suking, A. (2024). Implementasi kurikulum merdeka dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Equity in Education Journal, 6(2), 69–76. https://doi.org/10.37304/eej.v6i2.15511
Wahyuni, L., & Riyanto, S. (2022). Model sekolah Adiwiyata melalui program asistensi mengajar berbasis pembelajaran experiential. Jurnal Paedagogy: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 9(4), 616–628. 10.33394/jp.v9i4.5673
Rohmani & Wulandari, A. (2025). Implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial di kelas IV sekolah dasar negeri 2 Kesumadadi Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah. Griya Cendikia. 10, 2 (Jul. 2025), 551–566. DOI:https://doi.org/10.47637/griyacendikia.v10i2.1975
Yuliani, S. M. I., Sukriadi, Taufik Hidayat, & Iksam. (2025). Pengembangan media pop-up book digital bermuatan lokal Kalimantan Timur pada materi IPAS kelas V. JANACITTA, 8(2), 405–413. https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i2.4303
Yuniarti, F. D., Sahnan, S. I., Mala, Y., Aprilliani, B. N., & Sani, M. A. (2026). Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran IPAS untuk alternatif penguatan pemahaman konsep sains siswa (studi kasus di SDN 5 Mataram). MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 7(2), 140-151. 10.19105/mubtadi.v7i2.22809
Yuniawatika, Y., Astuti, A. A. R., Sidiq, A., Wahyuni, A., Prameswari, C., Heriyanti, C. I., Sukarno, D. N., Diana, D., & Yulianti, D. (2025). Pemberdayaan taman sekolah melalui akuaponik untuk menumbuhkan kemandirian dan kerjasama siswa di SD Negeri Jatimulyo 03 Malang. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 9(3), 747–758. https://doi.org/10.29407/ja.v9i3.26663
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright notice:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (The Effect of Open Access)
