Pemahaman dan implementasi norma siswa Kelas V sekolah dasar pada Pendidikan Pancasila: Studi kualitatif

Authors

  • Luqman Rohmad Maghribi Universitas Pamulang
  • Achmad Sumali Universitas Pamulang
  • Darul Mutakin Universitas Pamulang
  • Pipit Novita Universitas Pamulang
  • Mashandra Sumantri Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i2.5428

Keywords:

Understanding, Implementation of Norms, Pancasila Education, Qualitative Study

Abstract

This study aims to analyze the conceptual understanding of fifth-grade elementary school students regarding social norms and to describe how that understanding is translated into their daily behavior within the Pendidikan Pancasila subject under the Merdeka Curriculum, as well as to identify the factors that support and hinder its implementation. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis involving fifth-grade students, the Pendidikan Pancasila/homeroom teacher, and parent representatives. Data validity was established through source and technique triangulation, and data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldãna, comprising data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. Students generally understand religious and courtesy norms in concrete, practice-based terms, whereas their grasp of moral (kesusilaan) and legal (hukum) norms remains more abstract. Implementation is most consistent in habitual school routines such as the 5S culture (smile, greet, be polite), religious activities, and rule compliance, but becomes less consistent at home and in unsupervised situations, particularly regarding honesty. Teacher and parental role modelling emerged as the main supporting factor, while unsupervised gadget and social media use together with peer pressure were identified as the main inhibiting factors.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konseptual siswa kelas V sekolah dasar terhadap norma serta mendeskripsikan bentuk implementasinya dalam kehidupan sehari-hari pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kurikulum Merdeka, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terhadap siswa kelas V, guru Pendidikan Pancasila/wali kelas, dan perwakilan orang tua/wali murid. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan simpulan/verifikasi. Siswa pada umumnya memahami norma agama dan norma kesopanan secara konkret dan berbasis praktik, sedangkan pemahaman terhadap norma kesusilaan dan norma hukum masih bersifat abstrak. Implementasi norma paling konsisten tampak pada pembiasaan rutin di sekolah, seperti budaya 5S, kegiatan keagamaan, dan kepatuhan terhadap tata tertib, namun konsistensi ini menurun ketika siswa berada di rumah atau tidak dalam pengawasan, terutama pada aspek kejujuran. Keteladanan guru dan orang tua menjadi faktor pendukung utama, sedangkan penggunaan gawai dan media sosial tanpa pengawasan serta tekanan teman sebaya menjadi faktor penghambat utama.

References

Hada, G. S., & Erna, E. Z. (2024). Analisis penerapan budaya sekolah 5S (senyum, salam sapa, sopan, santun) dalam membangun karakter di sekolah dasar. JANACITTA, 7(1), 63–71. https://doi.org/10.35473/jnctt.v7i1.3055

Hasanah, E. (2019). Perkembangan moral siswa sekolah dasar berdasarkan teori Kohlberg. JIPSINDO, 6(2), 131–145. https://doi.org/10.21831/jipsindo.v6i2.28400

Himayanti, A. M., Prayito, M., Sulianto, J., & Wikyuni, S. (2023). Analisis video pembelajaran simbol Pancasila melalui aplikasi Canva kelas 1 SDN Plamongansari 02. JANACITTA, 6(1), 57–64. https://doi.org/10.35473/jnctt.v6i1.2265

Kusumaningrum, R. A. (2020). Pentingnya mempertahankan nilai budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) dalam pendidikan sekolah dasar. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 7(1), 20–28. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v7i1.47

Lubis, N., Lubis, R. A., & Soraya, A. (2023). Penguatan norma terhadap perilaku peserta didik melalui profil Pancasila di kelas V SDN 098 Pidoli Mandailing Natal. Tematik: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 1(1), 20–29.

Maghribi, L. R., Mutakin, D., & Novita, P. (2026). Persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan fitur AI dalam pengembangan literasi PKn dan IPS di sekolah dasar. JANACITTA, 9(1), 108–117. https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i1.4996

Maghribi, L. R., & Sofiasyari, I. (2025). Analisis kesulitan menulis tegak bersambung kelas V. JANACITTA, 8(2), 296–306. https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i2.3978

Maghribi, L. R., Su'ad, & Rondli, W. S. (2026). Differences in the influence of teams games tournament and contextual teaching and learning models on learning outcomes of Pancasila education subjects in grade V elementary schools in Trangkil Pati. ICCCM Journal of Social Sciences and Humanities, 5(4), 25–29. https://doi.org/10.53797/icccmjssh.v5i4.5.2026

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldãna, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Rev. ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Pratiwi, D. A. S., Solihah, A. M., & Maghribi, L. R. (2026). Internalisasi dimensi civic values dalam literasi numerasi melalui pemanfaatan AI. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 6107–6113. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.37138

Rahayu, K. P., Maghribi, L. R., & Pratiwi, D. A. S. (2025). Peningkatan literasi matematika dan sains di sekolah dasar dengan menggunakan fitur AI. JANACITTA, 8(2), 23–31.

Rukmi, A. S., Istiq’faroh, N., Zuhdi, U., & Damayanti, M. I. (2025). Inovasi pembelajaran menyimak dengan buku dongeng digital untuk mengoptimal neurolinguistik siswa di sekolah dasar. JANACITTA, 8(1), 12–21. https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i1.3833

Sahrul, Suaeb, Anhar, & Samsudin. (2023). Evaluasi implementasi kedisiplinan dan tatatertib siswa MI Nurul Khalifah Bima Sape. JANACITTA, 6(1), 19–27. https://doi.org/10.35473/jnctt.v6i1.2004

Shakina, S., Nashrullah, N., Lapasere, S., Firmansyah, A., & A.R, M. (2025). Penerapan profil pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 160–173. https://doi.org/10.54069/attadrib.v8i1.876

Sofiasyari, I., & Maghribi, L. R. (2025). The necessity analysis of Majalengka wisdom-based teaching materials to enhance students’ critical thinking skills. Jurnal Cakrawala Pendas, 11(4), 892–901. https://doi.org/10.31949/jcp.v11i4.15450

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sunaryati, T., Sudharsono, M., & Alpian, Y. (2023). Pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap motivasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di sekolah dasar. JANACITTA, 6(2), 85–93. https://doi.org/10.35473/jnctt.v6i2.2575

Syifa, L., Setianingsih, E. S., & Sulianto, J. (2019). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan psikologi pada anak sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 3(4), 527–533. https://doi.org/10.23887/jisd.v3i4.22310

Ummah, S. Z., Zumrotun, E., & Muhaimin, M. (2025). Dampak psikologis bullying terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa di SDN 1 Mindahan. JANACITTA, 8(1), 146–155.

https://doi.org/10.35473/janacitta.v8i1.3788

Wasino, Maghribi, L. R., Sumali, A., Kurnia, B., & Fadhli, S. (2026). Pendidikan sekolah di era perubahan: Problematika, tantangan, dan harapan. Filomedia Pustaka.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Maghribi, L. R., Sumali, A., Mutakin, D., Novita, P., & Sumantri, M. (2026). Pemahaman dan implementasi norma siswa Kelas V sekolah dasar pada Pendidikan Pancasila: Studi kualitatif. JANACITTA, 9(2), 67–81. https://doi.org/10.35473/janacitta.v9i2.5428