Analisis Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba pada MIS An Nur, Tondano
DOI:
https://doi.org/10.35473/jibaku.v6i1.4124Keywords:
Transparansi, Akuntabilitas, Organisasi Nirlaba.Abstract
This study aims to analyze the transparency and accountability of financial reports in the non-profit organization MIS An Nur, located in West Tondano, Minahasa Regency. As a private madrasah ibtidaiyah operating under the Al-Haq foundation, MIS An Nur plays a strategic role in basic education in the region. This study employs a qualitative method with data collection through financial report documentation and interviews with organizational administrators. The analysis results show that MIS An Nur has made efforts to implement transparency through the openness of financial information to stakeholders, as well as accountability by preparing systematic and accountable financial reports. However, challenges remain in financial management related to human resource capacity and the application of appropriate accounting standards for non-profit organizations. This study recommends enhancing financial management training and implementing a more structured reporting system to strengthen transparency and accountability, thereby increasing public trust and organizational sustainability.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan pada organisasi Non-Laba MIS An Nur, yang berlokasi di Tondano Barat, Kabupaten Minahasa. Sebagai sebuah madrasah ibtidaiyah swasta yang beroperasi di bawah yayasan Al-Haq, MIS An Nur memiliki peran strategis dalam pendidikan dasar di wilayah tersebut. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui dokumentasi laporan keuangan dan wawancara dengan pengurus organisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa MIS An Nur telah berupaya menerapkan transparansi melalui keterbukaan informasi keuangan kepada pemangku kepentingan, serta akuntabilitas dengan penyusunan laporan keuangan yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, terdapat tantangan dalam pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan kapasitas sumber daya manusia dan penerapan standar akuntansi yang sesuai untuk organisasi nirlaba. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan pengelolaan keuangan dan penerapan sistem pelaporan yang lebih terstruktur guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas demi meningkatkan kepercayaan masyarakat dan keberlanjutan organisas.
References
Agoes, S. dan Trisnawati, E. 2014. Praktikum Audit: Berbasis SAK ETAP, Instruksi Umum, Berkas Permanen, Permasalahan, dan Kertas Kerja Pemeriksaan Tahun Lalu. Edisi 3, Salemba Empat. Jakarta.
Hidayati, N. 2012. Manajemen Keuangan pada Lembaga Non-Profit. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam. 1(1): 45-58.
IAI (Ikatan Akuntan Indonesia). 2020. Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) No. 35: Penyajian Laporan Keuangan untuk Entitas Berorientasi Non- Laba. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan.
Jumaiyah dan Wahidullah, R. 2019. Laporan Keuangan Organisasi Non-Laba Berbasis SAK. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan. 4(2): 100-110.
Korompis, E. 2014. Manajemen Keuangan pada Lembaga Non-Profit. Jurnal EMBA. 2(1): 253–261.
Nurwati, J. 2012. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Perilaku Kerja dan Kinerja Karyawan (Studi pada Koperasi Unit Desa di Provinsi Sulawesi Tenggara). Jurnal Sains Manajemen, 1(1), pp. 41–51.
Wardayati, S.M. dan Sayekti, M.F. 2021. Akuntansi Lembaga Pendidikan. Yogyakarta: CV. Andi Offset.